Pihak Istana Siap Gelar Acara Pisah Sambut SBY-Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Jelang pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo 20 Oktober mendatang, pihak Istana Negara, Jakarta Pusat, terus berbenah. Taman-taman di Istana bersejarah itu terus dirapikan dan dibersihkan, begitu pula dengan selasar-selasar istana.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (14/10/2014), setelah 10 tahun istana itu menjadi kediaman resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini giliran Presiden terpilih Joko Widodo yang akan menempatinya. Sejumlah barang-barang pun mulai dipindahkan. 

Berbeda dengan biasanya, kali ini pihak Istana Negara akan menyiapkan upacara pelepasan dan penyambutan presiden baru oleh Presiden SBY di Istana Negara dengan upacara militer.

Presiden SBY bahkan berencana mengajak Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo untuk berkeliling Istana sekaligus memperkenalkan sekilas seluk-beluk Istana.

Meskipun ini tradisi yang cukup bagus, di mata pengamat politik apa yang dilakukan Presiden SBY itu kental dengan nuansa pencitraan.

Upacara pisah sambut seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Apa yang direncanakan Presiden SBY sebenarnya mirip dengan upacara pisah sambut yang dilakukan Presiden Amerika Serikat George W. Bush saat menyerahkan tampuk pemerintahan ke Presiden Barack Obama.

Bush menyambut Obama kala itu dan langsung mengajaknya keliling Gedung Putih sebelum akhirnya  Obama mengantar Bush meninggalkan Gedung Putih selamanya.

Baca Juga:

Hindari Fitnah, SBY Jauhi KPU Selama 10 Tahun

Jokowi Under Pressure?

SBY Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Pelantikan Jokowi-JK?

(Ans)