Upacara Militer Sambut Jokowi-JK di Istana Akan Berjalan Singkat

Liputan6.com, Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) akan diambil sumpahnya sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 pada 20 Oktober 2014. Usai pelantikan, keduanya disambut dengan upacara militer di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Namun, upacara militer itu akan berlangsung cukup singkat. “Sudah disepakati upacara militernya akan berlangsung singkat, paling lama 20 menit,” jelas Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto, di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014).

Tata cara kegiatan pisah sambut itu dengan Presiden SBY itu, menurutnya sudah dibahas dalam pertemuan timnya dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto. Pertemuan itu dihadiri di antaranya Andi Widjajanto dan Penasehat Tim Transisi Luhut Pandjaitan.

“Dibahas juga tentang ketatanegaraan supaya tidak ada kesalahan,” jelas Andi.

Setelah upacara militer, Presiden SBY akan memperkenalkan Jokowi kepada staf rumah tangga presiden yang nantinya setiap hari mendampingi Jokowi. Setelah acara di Istana selesai, Presiden SBY akan meninggalkan Istana Merdeka menuju rumah pribadinya di Cikeas, Jawa Barat, menggunakan kendaraan pribadi.

“Kami rapat jam 1 siang dengan Pak Djoko Suyanto. Lalu Pak Djoko menelepon saya sekitar magrib dan mengabari bahwa Pak Djoko sudah komunikasi sama SBY, setuju. Kami menyampaikan ke Pak Jokowi malamnya. Pak Jokowi tidak masalah dengan upacara militer yang diperkirakan pukul 14.10-14.50 WIB,” tutur Andi. (Yus)